Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal <p><span style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Arial',sans-serif;">The management of the journal is based on the Decree of the Dean of the Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Halu Oleo University, Number 5527/UN.29.12/PI/2022. The e-ISSN number is 2502-664X based on SK LIPI no. 0005.2502664X/JI.3.1/SK.ISSN/2016.03-4 March 2016 (starting from issue Vol. 1, No. 1, February 2016) at https://ojs.uho.ac.id/index.php/JSEP. As an effort to increase journal capacity, starting with volume 8 number 1, February 2023 will be published at https://jsep.uho.ac.id/index.php.</span></p> <p><span style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Arial',sans-serif;">Based on the Decree of the Director General of Higher Education, Research and Technology Number 230/E/KPT/2022, December 30, 2022 concerning Ranking of Accreditation of Scientific Journals period IV of 2022, Journal of Social Economics and Fisheries obtained accreditation for the Sinta-6 category New Accreditation Rank 6 starting Volume 5 Number 3 of 2020 to Volume 10 Number 2 of 2025.<br />The Journal of Fisheries Social Economics concerns agribusiness systems, cost-benefit analysis and cost-effectiveness analysis, fishery product marketing, farm management, financial management, supply chains, business and entrepreneurship. Resource and environmental economics regarding resources and environmental goods valuation prices, and indicators of environmental quality. Social aspects of coastal fishing communities, agricultural sociology, agricultural counseling, and development communication, policies on the management and utilization of fisheries resources and their environment. These original thoughts can be in the form of research results, theoretical studies, methodological studies, seminar reviews, book reviews, and reviews of fisheries development issues. JSEP only accepts manuscripts that have never been published and are not in the process of being published in other publication media, and its presence is expected to build a reputation for the work produced as a first step towards a reputable international journal. The writing procedure follows the requirements as described in the Author Guidelines. JSEP is published periodically every February, May, August and November. JSEP accepts articles in Indonesian and English.</span></p> id-ID <p><strong>Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan (JSEP)</strong> dilisensikan di bawah lisensi (CC Attribution 4.0)<em>.</em> Pengguna bebas untuk menggubah, memperbaiki, dan membuat ciptaan turunan bukan untuk kepentingan komersial, dan walau mereka harus mencantumkan kredit kepada Anda dan tidak dapat memperoleh keuntungan komersial, mereka tidak harus melisensikan ciptaan turunan dengan syarat yang sama dengan ciptaan asli.</p> jsepfpik@uho.ac.id (Roslindah Daeng Siang) jsepfpikuho@gmail.com (Azwar Sidik) Mon, 31 May 2021 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi budidaya tambak udang vaname (litopenaeusvannamei) di Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.204 <p>Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019 di Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka, dan bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi budidaya tambak udang vaname dan bagaimana pengaruh faktor produksi terhadap produksi udang vaname.Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (<em>Purposive)</em>.Populasi dalam penelitian ini yaitu semua pembudidayayang melakukan kegiatan budidaya tambak udang vaname di KecamatanWundulako yang berjumlah 17 orang. Penentuan sampel dilakukan secara sensus sehingga jumlah sampel sebanyak 17 pembudidaya.Pengambilan data dilakukan melalui wawancara secara langsung menggunakan kuesioner yang telah disiapkan, data yang diamati meliputi :identitas responden, umur, pendidikan, pengalaman usaha, dan input produksi yang digunakan dalam usaha budidaya udang vaname (luas lahan, jumlah benur, jumlah pakan, jumlah pupuk, tenaga kerja dan jumlah produksi). Data dianalisis menggunakan regresi non linear berganda dengan bantuan program SPSS 16.0.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan dan bersifat positif terhadap produksi udang vaname adalahjumlah benur, jumlah pakan dan jumlah pupuk.Sedangkan faktor yang berpengaruh tidak signifikan dan bersifat negatifadalah luas lahan dantenaga kerja.</p> Diana Pisi, Budiyanto, Irdam Riani (Penulis) Hak Cipta (c) 2021 Diana Pisi, Budiyanto, Irdam Riani (Penulis) https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.204 Sat, 01 May 2021 00:00:00 +0000 Faktor-faktor yang mempengaruhi laba pada usaha ikan asin di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.205 <p>Faktor-faktor yang mempengaruhi laba pada usaha ikan asin merupakan penelitian dalam menyusun model perubahan laba usaha berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi.Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui faktor yang dapat memberikan pengaruh dan besaran pengaruhnya terhadap laba usaha ikan asin.Penelitian ini di lakukan di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Rumbia Tengah Kabupaten Bombana pada bulan November sampai Desember 2018.Sampel yang digunakan sebanyak 20 orang responden digunakan sebagai sumber data primer.Data yang dikumpulkan meliputi laba, produktivitas modal, dan produktivitas tenaga kerja.Selanjutnya, data dianalisis dengan model regresi linear berganda.Sebagai hasil analisis diperoleh bahwa produktivitas modal dan produktivitas tenaga kerja merupakan faktor yang mempengaruhi laba usaha ikan asin.Besaran pengaruh dari masing-masing faktor tersebut adalah sebesar 2,623 produktivitas modal dan 1,981 produktivitas tenaga kerja.Kedua faktor tersebut dinyatakan berpengaruh nyata karena tingkat signifikansi setiap variabel diperoleh lebih kecil dari nilai kesalahan yang dapat diterima.Dengan demikian, setiap perubahan dari masing-masing atau kedua variabel dapat meningkatkan laba usaha ikan asin.</p> Mery Andyani, Budiyanto, Akhmad Mansyur (Penulis) Hak Cipta (c) 2021 Mery Andyani, Budiyanto, Akhmad Mansyur (Penulis) https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.205 Sat, 01 May 2021 00:00:00 +0000 Analisis pendapatan dan pola konsumsi nelayan pancing ulur di Desa Waturambaha Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.206 <p>Penelitian ini dilakukan di Desa Waturambaha Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara selama periode bulan Juni sampai Juli 2019, dengan tujuan untuk mengetahui pendapatan nelayan pancing ulur terhadap alokasi pengeluaran konsumsi dan bagaimana pola konsumsi rumah tangga nelayan pancing ulur. Responden dalam penelitian ini adalah nelayan pancing ulur yang berjumlah 17 orang.Teknik penarikan sampel menggunakan <em>simple random sampling</em>.Data diperoleh melalui wawancara berdasarkan kuesioner.Variabel penelitian yang diukur dan diamati adalah biaya tetap dan biaya variabel yang digunakan untuk melakukan kegiatan penangkapan ikan, pendapatan dan jenis pengeluaran konsumsi pangan dan non pangan nelayan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan tertinggi nelayan sebesar Rp 6.052.750/bulan dan terendah sebesar Rp 2.980.250/bulan. Pola pengeluaran konsumsi menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran konsumsi untuk pangan rumah tangga nelayan sebesar Rp 1.127.529/bulan sedangkan rata-rata pengeluaran konsumsi untuk non pangan rumah tangga nelayan sebesar Rp 1.442.647/bulan.Pendapatan bersih rata-rata yang diperoleh sebesar Rp 4.351.060/bulan dan pengeluaran konsumsi rata-rata sebesar Rp 2.570.176/bulan.Pengeluaran konsumsi terdiri atas pengeluaran untuk pangan dan non pangan. Pengeluaran untuk non pangan lebih besar 71%&nbsp; dari pengeluaran untuk pangan. Kelompok rumah tangga pancing ulur ini termaksud kategori sejahtera.</p> Wa Ode Hardianti, Sarini Yusuf, Rosmawati (Penulis) Hak Cipta (c) 2021 Wa Ode Hardianti, Sarini Yusuf, Rosmawati (Penulis) https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.206 Sat, 01 May 2021 00:00:00 +0000 Modal sosial pengembangan usaha budidaya tambak di Desa Towua Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.207 <p>Penelitian dilakukan di Desa Towua Kecamatan Wundulako Kabupaten Kolaka selama periode bulan Februari sampai April 2019, dengan tujuan untuk mengetahui modal sosial yang terjalin antar pembudidaya.Responden dalam penelitian ini adalah petambak yang berjumlah 20 orang yang diperoleh melalui <em>random sampling</em>.Pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner. Variabel penelitian yang diukur dan diamati adalah jaringan, kerjasama, kepercayaan, norma sosial kewarganegaraan dan tindakan proaktif.Hasil penelitian menunjukkan, terdapat 5 (lima) unsur modal sosial yang ada terjalin antar pembudidaya yaitu jaringan, kerjasama, kepercayaan, norma sosial dan kewarganegaraan. Pada&nbsp; unsur jaringan terjadi dalam proses jual beli dan informasi mengenai budidaya serta bantuan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kolaka; Kerjasama, berupa saling tolong menolong antar pembudidaya; Kepercayaan, dalam hal meminjamkan uang antar pembudidaya tanpa menggunakan syarat; Norma sosial, aturan yang disepakati pembudidaya diwajibkan jika ada kegiatan bersih-bersih saluran air di sekitaran tambak dan Kewarganegaraan, sebagai pembudidaya yang baik mereka selalu memberikan hak pilihnya tiap ada pemilihan.Jaringan sebagai tempat mendapatkan informasi, kerjasama, membentuk keakraban antara pembudidaya; Kepercayaan, akan muncul ketika suatu ikatan dalam suatu kelompok semakin tinggi kemungkinan terjalinnya kerjasama dan akan berjalan dengan lama; Norma sosial, merupakan norma-norma yang informal yang sudah ada secara turun temurun yang masih ditaati oleh masyarakat dan Kewarganegaraan merupakan suatu pengakuan yang diberikan kepada pembudidaya berupa pengakuan hak pilih di masyarakat. Unsur-unsur modal sosial merupakan suatu landasan untuk mencapai suatu tujuan atau untuk menjaga keberlangsungan usaha.</p> Zaenab Rahmadani, Awaluddin Hamzah, Rosmawati (Penulis) Hak Cipta (c) 2021 Zaenab Rahmadani, Awaluddin Hamzah, Rosmawati (Penulis) https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.207 Sat, 01 May 2021 00:00:00 +0000 Analisis komparatif keuntungan budidaya rumput laut (gracilaria verrucosa) menggunakan metode sebar dan metode gantung pada tambak di Desa Lakawali pantai Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.208 <p>Permintaan <em>G. verrucosa</em>sebagai penghasil agar terus menunjukan peningkatan baik pasar domestik maupun dunia. Saat ini masyarakat di Desa Lakawali Pantai Kecamatan Malili&nbsp; Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan telah menemukan cara dan mengelola usaha budidaya rumput laut dengan menggunakan metode sebar dan metode gantung namun belum mengetahui metode apa yang lebih menguntungkan jika menggunakan luas lahan yang sama.&nbsp; Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan keuntungan budidaya&nbsp; rumput laut menggunakan metodesebar dan metode gantung di daerah tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2020. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode <em>purposive sampling </em>yaitu sebanyak 10 responden dari 35 pada pembudidaya rumput laut yang menggunakan metode sebar dan hanya 1 pembudidaya yang menggunakan metode gantung sehingga dipilih sebagai responden.&nbsp; Lama pemeliharan rumput laut pada kedua metode budidaya tersebut adalah 30 hari dan dihitung sebagai satu kali siklus produksi.&nbsp; Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dan dianalisis menggunakan rumus analisis total biaya yang terdiri dari biaya tetap, biaya tidak tetap, penerimaan dan keuntungan.&nbsp; Uji tdigunakan untuk mengetahui perbandingan keuntungan dari kedua metode budidaya rumput laut. Dari hasil analisis diketahui bahwa rata-rata keuntungan budidaya rumput laut dengan metode sebar adalah Rp3.076.548/siklus/Ha dan metode gantung sebesar Rp&nbsp; 9,046,651/siklus/Ha. Hasil penelitian&nbsp; menunjukkan bahwa budidaya rumput laut dengan metode gantung lebih menguntungkan dibandingkan dengan metode sebar sehingga pembudidaya disarankan untuk beralih menggunakan metode gantung untuk meningkatkan keuntungan usaha budidaya rumput laut.&nbsp;</p> Ade Vian, Sarini Yusuf, Ruslaini (Penulis) Hak Cipta (c) 2021 Ade Vian, Sarini Yusuf, Ruslaini (Penulis) https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.208 Sat, 01 May 2021 00:00:00 +0000 Analisis pemasaran rajungan (portunus pelagicus) di Desa Tanjung Bunga Kecamatan Wawolesea Kabupaten Konawe Utara https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.209 <p>Penelitian ini dilakukan di Desa Tanjung Bunga Kecamatan Wawolesia Kabupaten Konawe Utara pada bulan Februari sampai Maret 2019, dapat untuk mengetahui saluran pemasaran dan margin pemasaran rajungan.Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 10 orang Data yang diperoleh melalui metode sensus melalui wawancara secara langsung dengan menggunakan kuesioner. Variabel penelitian diukur dan diamati adalah harga, margin, dan biaya.Hasil penelitian menunjukan terdapat 1(satu) saluran pemasaran rajungan yaitu nelayan akan menjual hasil tangkapannya kepedagang pengumpul kemudian pedagang pengumpul akan mengolah rajungan menjadi barang setengah jadi dan dikirim ke PT. Ocean Cham Safood di Kota Kendari. Perusahaan tersebut akanmendistribusikan keperusahan yang ada di Kota Makasar. Total biaya yang dikeluarkan oleh pedagang pengumpul sebesar Rp400.5000 dan pedagang besar sebesar Rp560.000. Besaran margin pengumpul sebesar Rp80.000/Kg, dan pedagang besar sebesar Rp30.000/Kg.Batas pemasaran di pembeli lebih memuaskan daripada enceran karena proses pengelolaanya.</p> Dafirudin, Budiyanto, Akhmad Mansyur (Penulis) Hak Cipta (c) 2021 Dafirudin, Budiyanto, Akhmad Mansyur (Penulis) https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jsep.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/v6i2.209 Sat, 01 May 2021 00:00:00 +0000